Oleh: admin | 22 September 2009

Meningkatnya jumlah Perokok anak

JAKARTA–Agresifitas pemasaran industri rokok telah menyebabkan jumlah perokok anak mengalami lonjakan yang signifikan. Ini ditegaskan Seto Mulyadi, Ketua Umum Komisi Nasional Perlindungan Anak saat audiensi dengan pimpinan MUI di kantor MUI, Jakarta, Selasa (18/8).

”Prevalensi perokok remaja usia 15 hingga 19 tahun meningkat sebanyak 114 persen dalam kurun waktu tahun 1995 hingga 2004 menurut data Susenas. Dari 13,7 persen pada 1995 menjadi 32,8 persen pada tahun 2004. Survei ini juga menunjukkan perokok mulai merokok pada usia lima hingga sembilan tahun, meningkat lebih dari empat kali lipat. dari 0,4 persen pada tahun 2001 menjadi 1,8 peren pada 2004.

Kak Seto bersama sejumlah pengurus Komnas perlindungan Anak diterima sejumlah Ketua MUI. Antara lain KH Cholil Ridwan, KH Ma’ruf Amin dan KH Umar Shihab. ‘Kami harapkan MUI sebagai lembaga pengayom umat Muslim di Indonesia ini dapat memberikan kontribusinya pada perlindungan anak dari rokok. Termasuk dari iklan, promosi dan sponsor rokok yang semakin membombardir anak dan remaja di bulan Ramadhan ini,” tambah Seto. osa/ahi


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: